Makanan yang Tidak Dianjurkan Untuk Dikonsumsi Penderita Penyakit Autoimun

Makanan yang Tidak Dianjurkan Untuk Dikonsumsi Penderita Penyakit Autoimun

Kesehatan

Sistem imun bertujuan untuk melindungi tubuh dari radikal bebas dan mikroorganisme asing seperti virus dan bakteri namun terdapat penyakit yang dapat merusak fungsi sistem kekebalan tubuh yaitu penyakit autoimun. Sistem imun tubuh akan menyerang sel tubuh yang sehat karena dianggap sebagai ancaman yang kemudian menyebabkan penyakit pada penderita autoimun.

Makanan yang Harus Dihindari Oleh Penderita Penyakit Autoimun

Penderita autoimun tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan. Salah mengonsumsi makanan dapat memicu timbulnya respon buruk dari autoimun pada tubuh bahkan dapat memperparah kondisi tubuh dan gejala yang dialami. Berikut adalah daftar makanan yang dilarang bagi penderita autoimun :

  1. Gluten

Gluten adalah bahan utama yang terkandung pada banyak makanan yang mengandung tepung. Kandungan gluten umumnya ditemukan pada makanan seperti sereal, gandum, pasta, mi, kue, dan biskuit yang terbuat dari tepung.

Banyak penderita penyakit autoimun yang sangat sensitif terhadap gluten sehingga harus dihindari bahkan bagi beberapa orang gluten menjadi salah satu penyebab kebocoran usus. Menurut hasil penelitian, makanan yang mengandung gluten dapat menyebabkan peradangan yang dapat memperparah kondisi penderita autoimun seperti asma, multiple sclerosis, dan rheumatoid arthritis.

  1. Gula

Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan gula pada tubuh dapat meningkatkan resiko penyakit diabetes tipe satu pada anak-anak dengan resiko genetik. Selain itu, terdapat juga hasil penelitian yang menunjukkan bahwa gula dapat memberikan efek negatif pada penderita penyakit autoimun.

Penderita autoimun sangat rentan terhadap efek negatif yang ditimbulkan gula karena gula dapat merusak fungsi sistem kekebalan tubuh bahkan dapat menurunkan fungsi sel darah putih untuk melindungi sel jahat bagi tubuh.

  1. Bahan makanan hewani

Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan sekali saja mengonsumsi bahan makanan hewani tinggi lemak dapat menyebabkan peningkatan peradangan yang tinggi sekitar empat jam. Pada dasarnya makanan yang mengandung lemak hewani dapat melumpuhkan arteri dan mengurangi volume aliran darah hampir setengah.

Selain itu terdapat risel lain yang mengatakan bahwa dengan mengonsumsi makanan hewani dapat meningkatkan serangan penyakit autoimun seperti kondisi radang sendi. Produk makanan hewani umumnya dapat ditemukan dalam daging, susu, dan telur yang dapat menyebabkan peradangan pada organ tubuh dan memperparah kondisi penderita autoimun.

Selain daftar di atas, terdapat makanan yang harus dihindari penderita autoimun yaitu biji-bijian seperti beras, kacang tanah, kedelai, tomat, terong, paprika, kentang, mentega, makanan olahan, semua jenis minyak kecuali minyak zaitun, dan alkohol. Beberapa penderita terkadang masih diperbolehkan mengonsumsi telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian seperti beras namun tetap harus dibatasi.

Bagi penderita penyakit autoimun juga sebaiknya menghindari makanan tinggi lemak dan kolestrol. Anda mungkin akan kesulitan menjalaninya pada tahap awal namun jika anda mengalami kesulitan dalam mengurangi makanan yang akan dikonsumsi, sebaiknya menghilangkan makanan yang tidak boleh dikonsumsi secara bertahap untuk membiasakan diri.